Laman

Jumat, 21 Oktober 2011

lepaslah

....pupusmu.....


Seuntai tali,
ku ikat bayangmu agar tak lepas...

Selembar putih kertas,
namamu ku ukir disana...

Sejauh mata memandang,
wajahmu masih tampak disana...

Sampai setinggi langit,
rahasia kita masih ku ingat...

Sedalam laut lepas,
rasa ini masih 
membekas....

Biarlah...
Suara hati melepasmu..
agar kepastian menemuiku...

Dalam gelapnya kisahnya...
kuingin cepat pagi menjelang...

Biarlah detak sang waktu lewati itu semua...
kalo bukan sekarang,
kapan.......

Aku uwis lelah atas kiasan celotehmu...

Mudah.mudahan kamu puas dengan tentang segala luasnya hidupmu....
mimpimu.....
anganmu...

daripada manjamu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar