
sejenak malam terhenti..
saat kuhela nafas ini,
masih saja terhanyut dalam keindahan nafsu dunia...
kehampaan coba sesaat datangimu...
begitu indah....
bagaikan mekar harumnya si bunga..
pupus....
lambat laun kian layu,kering tertunduk,terhempas pelan..
runtuh terbawa derasnya arus hujan-Mu...
rasakanlah..
jalanilah...
mengalirah ikuti lurusnya imanmu..
sentuh lembut usaplah dadamu,
sampai sampai terasa lepas kesabaranmu...
yang tadinya tegap terhentak jauh,retak,terbawa memikirkan iklasnya hatimu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar